Hubungi kami : 081370639191 / Whatsapp : 081370639191 garasi91com@gmail.com Waktu Buka : RAB 08.30 - 19.00 WIB :
Update Harga BBM Pertamina 1 September 2026: Pertamax Tetap

Update Harga BBM Pertamina 1 September 2026: Pertamax Tetap

Memasuki 1 September 2026, harga sejumlah BBM non-subsidi Pertamina mengalami penyesuaian. Kabar ini tentu menjadi perhatian para pengguna mobil, terutama mereka yang sehari-hari menggunakan BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Pertamina Dex.

Berdasarkan informasi pada materi Garasi 91, Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga, sementara tiga jenis BBM non-subsidi lainnya mengalami kenaikan.

Buat pemilik mobil, perubahan harga BBM tentu bukan sekadar angka. Biaya perjalanan harian, perjalanan luar kota, hingga biaya operasional kendaraan juga ikut terdampak.

Daftar Harga BBM Pertamina 1 September 2026

Berikut perbandingan harga yang ditampilkan dalam materi Garasi 91:

Jenis BBM Harga Sebelumnya Harga 1 September 2026 Perubahan
Pertamax Rp15.950 Rp15.950 Tetap
Pertamax Green 95 Rp16.600 Rp16.600 Tetap
Pertamax Turbo Rp18.300 Rp19.600 +Rp1.300
Dexlite Rp19.700 Rp23.700 +Rp4.000
Pertamina Dex Rp21.150 Rp25.200 +Rp4.050

Dari angka tersebut, kenaikan paling besar secara nominal terdapat pada Pertamina Dex, yang naik Rp4.050 per liter. Sementara Dexlite naik Rp4.000 per liter.

Pertamax Masih Bertahan di Rp15.950 per Liter

Kabar yang cukup melegakan bagi pengguna Pertamax adalah harga BBM tersebut masih berada di Rp15.950 per liter.

Artinya, berdasarkan materi Garasi 91, tidak terdapat perubahan harga untuk Pertamax pada 1 September 2026.

Bagi pengguna mobil harian, harga yang tetap tentu cukup berarti, terutama bagi mereka yang memiliki jarak tempuh tinggi setiap harinya.

Pertamax Turbo Naik Rp1.300 per Liter

Berbeda dengan Pertamax, Pertamax Turbo mengalami kenaikan.

Harga sebelumnya tercatat Rp18.300 per liter dan berubah menjadi Rp19.600 per liter.

Selisih Rp1.300 per liter mungkin terlihat kecil jika hanya membeli beberapa liter. Namun, jika dihitung dalam jumlah besar, perbedaannya mulai terasa.

Misalnya, jika mengisi 40 liter, tambahan biaya yang harus dikeluarkan menjadi sekitar:

40 × Rp1.300 = Rp52.000

Artinya, setiap pengisian 40 liter dengan Pertamax Turbo membutuhkan tambahan sekitar Rp52 ribu dibandingkan harga sebelumnya.

Harga BBM Diesel Naik Lebih Signifikan

Pengguna kendaraan diesel perlu memberikan perhatian lebih.

Dexlite naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, atau meningkat Rp4.000 per liter.

Sementara Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter, atau meningkat Rp4.050 per liter.

Dengan kenaikan tersebut, biaya pengisian BBM kendaraan diesel akan terasa lebih signifikan, terutama bagi kendaraan yang digunakan untuk perjalanan jauh atau memiliki konsumsi BBM tinggi.

Contoh Sederhana

Jika sebuah mobil diesel mengisi 50 liter Dexlite, tambahan biaya dibanding harga sebelumnya adalah:

50 × Rp4.000 = Rp200.000

Sedangkan jika menggunakan Pertamina Dex:

50 × Rp4.050 = Rp202.500

Jadi, semakin besar kapasitas tangki dan semakin sering mobil digunakan, semakin terasa pula dampak perubahan harga BBM.

Apakah Harus Beralih ke BBM yang Lebih Murah?

Belum tentu.

Jangan memilih BBM hanya berdasarkan harga per liter. Yang paling penting adalah menyesuaikan oktan atau spesifikasi BBM dengan rekomendasi kendaraan.

Menggunakan BBM yang sesuai dapat membantu mesin bekerja sebagaimana mestinya.

Jangan sampai hanya karena ingin menghemat beberapa ribu rupiah per liter, pemilik mobil justru menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

Cara Menghemat Pengeluaran BBM Tanpa Asal Ganti Jenis BBM

Ketika harga BBM naik, ada beberapa cara yang lebih aman untuk mengurangi biaya operasional.

  1. Jaga Tekanan Ban

Ban dengan tekanan yang tidak sesuai dapat meningkatkan hambatan gulir dan membuat mesin bekerja lebih berat.

Periksa tekanan ban secara rutin dan ikuti rekomendasi pabrikan.

  1. Hindari Membawa Beban Berlebihan

Semakin berat kendaraan, semakin besar energi yang diperlukan untuk menggerakkannya.

Coba cek bagasi. Jangan sampai mobil setiap hari membawa barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

  1. Berkendara Lebih Halus

Akselerasi dan pengereman secara agresif dapat meningkatkan konsumsi BBM.

Daripada sering melakukan gas-rem-gas-rem, usahakan berkendara lebih halus dan antisipatif.

  1. Rawat Mesin Secara Berkala

Filter udara, oli mesin, busi, sistem injeksi, hingga komponen lainnya perlu berada dalam kondisi baik.

Mobil yang sehat akan lebih mudah mempertahankan performa dan efisiensi sesuai karakter kendaraan.

  1. Perhatikan Penggunaan AC

AC memang penting untuk kenyamanan, terutama di Indonesia. Namun, kondisi sistem AC yang tidak optimal juga dapat membuat kerja sistem menjadi lebih berat.

Pastikan filter kabin, evaporator, dan sistem AC dirawat secara berkala.

Harga BBM Naik, Saatnya Lebih Pintar Menggunakan Mobil

Perubahan harga BBM seharusnya tidak hanya membuat kita bertanya:

“BBM mana yang paling murah?”

Tetapi juga:

“Bagaimana supaya mobil saya lebih efisien?”

Karena konsumsi BBM tidak hanya ditentukan oleh harga bahan bakar. Kondisi mobil, gaya mengemudi, tekanan ban, beban kendaraan, kondisi jalan, dan penggunaan AC semuanya berpengaruh terhadap pengeluaran harian.

Mobil yang boros 1–2 km/l saja bisa memberikan perbedaan biaya yang cukup besar jika digunakan setiap hari dalam jarak jauh.

Tips Garasi 91: Jangan Cuma Lihat Harga BBM

Bagi pemilik mobil, perubahan harga BBM bisa menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali kondisi kendaraan.

Kalau mobil terasa semakin boros, jangan langsung menyalahkan BBM.

Coba periksa:

Apakah tekanan ban sudah sesuai?
Kapan terakhir ganti oli?
Apakah filter udara sudah kotor?
Apakah ada masalah pada sistem pembakaran?
Apakah kaki-kaki masih sehat?
Apakah AC bekerja terlalu berat?
Bagaimana gaya berkendara sehari-hari?

Karena terkadang solusi mobil boros bukan mengganti jenis BBM, tetapi memperbaiki kondisi mobilnya.

Bagaimana dengan Mobil Bekas?

Untuk calon pembeli mobil bekas, konsumsi BBM juga sebaiknya menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli.

Jangan hanya melihat harga mobilnya.

Hitung juga:

Harga mobil + konsumsi BBM + biaya servis + pajak + kebutuhan perawatan.

Mobil yang harga belinya lebih murah belum tentu lebih murah untuk dipelihara jika konsumsi BBM-nya tinggi dan membutuhkan banyak perbaikan.

Di Garasi 91, kami percaya memilih mobil bekas bukan hanya soal mendapatkan unit dengan harga menarik, tetapi juga memahami biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

Garasi 91 Insight

“Harga BBM boleh berubah, tapi cara kita merawat dan mengendarai mobil jangan ikut boros. Sebelum buru-buru pindah jenis BBM, pastikan mobil dalam kondisi sehat, tekanan ban tepat, dan gaya berkendara lebih efisien. Karena mobil yang sehat adalah salah satu kunci perjalanan yang lebih hemat.”

0 Komentar

Stay Connected
Powered by Joinchat