Hubungi kami : 081370639191 / Whatsapp : 081370639191 garasi91com@gmail.com Waktu Buka : RAB 08.30 - 19.00 WIB :
7 Hal yang Bikin Mobil Boros Bensin, Awas Bikin Kantong Tekor!

7 Hal yang Bikin Mobil Boros Bensin, Awas Bikin Kantong Tekor!

Pernah merasa bensin mobil cepat habis padahal jarak perjalanan tidak terlalu jauh? Jangan buru-buru menyalahkan kemacetan atau kondisi mesin. Kebiasaan berkendara dan perawatan yang kurang tepat juga bisa membuat konsumsi BBM meningkat.

Mengacu pada referensi detikOto, ada 7 hal yang bisa membuat mobil lebih boros bensin, mulai dari tekanan ban hingga kebiasaan servis yang sering diabaikan.

  1. Tekanan Angin Ban Kurang
    Ban yang kekurangan tekanan angin meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan mobil.
    Solusi: periksa tekanan ban secara berkala dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera pada stiker di area pintu pengemudi.
  2. Mobil Membawa Beban Berlebihan
    Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Selain membuat konsumsi BBM meningkat, muatan berlebih juga dapat memengaruhi pengereman dan kestabilan mobil.
    Solusi: keluarkan barang yang tidak diperlukan dan jangan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan.
  3. Gaya Mengemudi Terlalu Agresif
    Sering menginjak gas secara mendadak, melakukan akselerasi berulang, dan mengerem tiba-tiba bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar.
    Solusi: berkendaralah dengan halus, jaga kecepatan tetap stabil, dan antisipasi kondisi lalu lintas dari jauh.
  4. Modifikasi Mobil Tidak Tepat
    Mengganti velg dengan ukuran lebih besar, menggunakan ban lebih lebar, atau menambahkan aksesori yang menambah bobot dan hambatan udara bisa memengaruhi efisiensi BBM.
    Solusi: pilih modifikasi yang sesuai spesifikasi kendaraan dan pertimbangkan dampaknya terhadap bobot serta aerodinamika mobil.
  5. Menggunakan BBM Tidak Sesuai Rekomendasi
    Pemakaian BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat memicu pembakaran yang kurang optimal. Pada mesin tertentu, hal ini juga bisa menyebabkan gejala knocking atau ngelitik.

Solusi: gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan, bukan sekadar memilih berdasarkan harga termurah.

  1. Terlambat Mengganti Oli Mesin
    Oli yang sudah melewati masa pemakaian dapat kehilangan kemampuan pelumasannya. Akibatnya, gesekan antarkomponen meningkat dan mesin berpotensi bekerja kurang efisien.

Solusi: ganti oli sesuai interval waktu atau jarak tempuh yang direkomendasikan pabrikan.

  1. Jarang Melakukan Servis Berkala
    Filter udara yang kotor, busi aus, atau komponen mesin yang bermasalah dapat memengaruhi performa dan konsumsi bahan bakar.

Solusi: lakukan servis berkala untuk memeriksa kondisi mesin, sistem pembakaran, filter, ban, dan komponen pendukung lainnya.

Tips Garasi 91 Agar BBM Lebih Hemat
Supaya pengeluaran bensin tidak membengkak, biasakan melakukan hal berikut:

  • Periksa tekanan ban secara rutin.
  • Hindari membawa barang yang tidak diperlukan.
  • Terapkan gaya berkendara yang halus.
  • Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Jangan menunda penggantian oli dan servis berkala.
  • Catat konsumsi BBM agar perubahan yang tidak biasa bisa diketahui lebih awal.
    Jika konsumsi BBM tiba-tiba meningkat tanpa perubahan rute atau gaya berkendara, sebaiknya periksakan mobil ke bengkel untuk mengetahui penyebabnya.

Garasi 91 Insight
“Mobil boros bensin bukan selalu karena mesinnya bermasalah. Tekanan ban, beban berlebihan, sampai gaya mengemudi juga berpengaruh. Rawat mobil dengan benar dan ubah kebiasaan berkendara supaya perjalanan tetap nyaman tanpa bikin kantong tekor!”

Ingat, hemat BBM bukan berarti mengorbankan keselamatan. Kuncinya adalah perawatan yang tepat, gaya berkendara yang bijak, dan penggunaan bahan bakar sesuai kebutuhan mesin.

0 Komentar

Stay Connected
Powered by Joinchat