Sering Disepelekan, Ini 3 Penyebab Utama Mobil Terbakar
Kebakaran mobil merupakan salah satu risiko yang tidak boleh dianggap sepele. Tidak hanya menyebabkan kerugian besar, kondisi ini juga dapat membahayakan pengemudi dan penumpang.
Menurut penjelasan teknisi otomotif yang dikutip Kompas.com, terdapat tiga faktor utama yang dapat memicu kebakaran pada mobil, yaitu kebocoran bahan bakar, korsleting kelistrikan, dan masalah pada aki.
- Kebocoran Saluran Bahan Bakar
Kebocoran BBM menjadi salah satu penyebab yang paling berbahaya. Bahan bakar yang keluar kemudian terkena sumber panas atau percikan api dapat dengan cepat memicu kebakaran.
Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah munculnya aroma bensin yang menyengat, baik di area depan maupun belakang kendaraan.
Pada mobil yang sudah berusia cukup lama, selang atau karet saluran bahan bakar juga dapat mengalami getas. Bahkan, kerusakan akibat gigitan tikus juga bisa menyebabkan kebocoran.
Jika mencium bau bensin yang tidak biasa, jangan abaikan. Segera periksa kendaraan.
- Korsleting Kelistrikan
Masalah kelistrikan juga dapat menjadi pemicu kebakaran, terutama ketika terjadi hubungan arus pendek yang menghasilkan percikan api.
Risikonya semakin besar pada mobil yang kabelnya sudah tua, terkelupas, atau mengalami kerusakan. Modifikasi aksesori seperti audio, lampu, atau klakson yang pemasangannya tidak sesuai standar juga perlu diwaspadai.
Sambungan kabel yang dilakukan secara asal dapat meningkatkan risiko panas berlebih dan korsleting.
Jadi, jangan asal menambah aksesori kelistrikan tanpa memperhatikan kapasitas dan instalasi kendaraan.
- Aki Tidak Sesuai Spesifikasi
Aki juga memiliki peran penting dalam keselamatan sistem kelistrikan mobil.
Penggunaan aki dengan kapasitas yang tidak sesuai standar pabrikan dapat menimbulkan masalah. Kapasitas yang terlalu rendah dapat membuat aki bekerja lebih berat dan menghasilkan panas, sementara spesifikasi yang terlalu tinggi juga dapat memberikan beban yang tidak sesuai pada sistem pengisian kendaraan.
Karena itu, saat mengganti aki, jangan hanya mempertimbangkan harga atau ukuran fisiknya. Pastikan spesifikasinya sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Tips Garasi 91: Kenali Tanda-Tanda Sebelum Terlambat
Untuk mengurangi risiko kebakaran, biasakan melakukan pemeriksaan sederhana:
Cek apakah ada bau bensin yang tidak biasa.
Perhatikan kabel yang terkelupas atau sambungannya tidak rapi.
Gunakan aki sesuai spesifikasi kendaraan.
Hindari modifikasi kelistrikan sembarangan.
Lakukan pemeriksaan rutin, terutama pada mobil yang sudah berusia cukup lama.
Jika muncul tanda yang mencurigakan, jangan menunda pemeriksaan ke bengkel.
Garasi 91 Insight
“Mobil terbakar sering kali bukan terjadi tanpa tanda. Bau bensin, kabel bermasalah, atau aki yang tidak sesuai bisa menjadi peringatan awal. Jangan tunggu sampai muncul api—kenali tandanya dan lakukan pemeriksaan sejak dini.”