Hubungi kami : 081370639191 / Whatsapp : 081370639191 garasi91com@gmail.com Waktu Buka : KAM 08.30 - 19.00 WIB :
Tips Merawat APAR Mobil, Jangan Cuma Disimpan di Dalam Kabin

Tips Merawat APAR Mobil, Jangan Cuma Disimpan di Dalam Kabin

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan menjadi salah satu perlengkapan keselamatan yang penting untuk tersedia di dalam mobil. Keberadaannya bisa menjadi pertolongan pertama ketika terjadi kebakaran kecil sebelum api berkembang menjadi lebih besar.

Namun, memiliki APAR di mobil saja belum cukup. APAR juga harus dirawat dan disimpan dengan benar agar tetap siap digunakan ketika keadaan darurat terjadi.

Mengacu pada referensi Vincifire, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam merawat APAR mobil adalah kondisi fisik, tekanan, masa kedaluwarsa, hingga lokasi penyimpanannya.

Kenapa Mobil Perlu Dilengkapi APAR?

Kebakaran mobil dapat terjadi dalam berbagai kondisi, baik ketika kendaraan sedang berjalan, parkir, maupun saat melakukan pengisian bahan bakar. Karena itu, APAR dapat menjadi perlengkapan keselamatan tambahan yang penting untuk dimiliki pengendara.

Sumber api pada kendaraan bisa berasal dari berbagai hal, seperti gangguan kelistrikan, kebocoran bahan bakar, atau komponen kendaraan yang mengalami panas berlebih.

Dengan APAR yang siap digunakan, pengemudi memiliki alat untuk melakukan penanganan awal jika kondisi memungkinkan.

Namun ingat, keselamatan tetap menjadi prioritas. Jika api sudah membesar atau situasinya berbahaya, segera menjauh dari kendaraan dan hubungi layanan darurat.

  1. Periksa Kondisi Fisik APAR Secara Berkala

Jangan sampai APAR hanya menjadi pajangan di dalam mobil.

Periksa kondisi tabung secara rutin. Pastikan tidak terdapat:

Kebocoran.
Karat berlebihan.
Kerusakan pada tabung.
Kerusakan pada selang atau nozzle.
Segel yang rusak tanpa alasan yang jelas.
Tekanan yang berada di luar kondisi normal.

Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah pressure gauge pada APAR yang memiliki indikator tekanan. Penurunan tekanan dapat menjadi tanda bahwa APAR perlu diperiksa lebih lanjut.

Jangan Tunggu APAR Dibutuhkan Baru Dicek

Bayangkan ketika terjadi kebakaran kecil, Anda mengambil APAR tetapi ternyata tekanannya sudah tidak sesuai.

Situasi seperti ini tentu sangat berisiko.

Karena itu, pemeriksaan sederhana secara rutin jauh lebih baik daripada baru mengecek APAR ketika keadaan darurat.

  1. Perhatikan Masa Kedaluwarsa APAR

APAR juga memiliki masa penggunaan dan perlu mendapatkan pemeriksaan atau pengisian ulang sesuai jenis media pemadam dan ketentuan produknya.

Jangan menganggap APAR akan selalu siap digunakan hanya karena tabungnya masih terlihat bagus.

Cek label, tanggal pemeriksaan, masa berlaku, dan rekomendasi perawatan dari produsen.

Jika sudah waktunya dilakukan pemeriksaan atau pengisian ulang, jangan ditunda.

  1. Jangan Letakkan APAR di Bawah Sinar Matahari Langsung

Ini menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan pada mobil.

Kabin kendaraan yang terparkir di bawah matahari dapat mengalami peningkatan suhu yang signifikan. Karena itu, penempatan APAR perlu mempertimbangkan lokasi yang aman dan sesuai petunjuk produsen.

Referensi Vincifire menyarankan APAR mobil ditempatkan di area yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung, misalnya di area bawah jok depan atau bagasi, dengan tetap memastikan APAR mudah dijangkau ketika dibutuhkan.

Jadi, jangan sampai APAR disimpan terlalu tersembunyi hanya demi membuat kabin terlihat rapi.

APAR harus aman sekaligus mudah diakses.

  1. Pastikan APAR Terikat dengan Baik

Selain lokasi, cara memasang APAR juga penting.

Jangan sekadar meletakkan tabung di bagasi tanpa pengikat. Saat mobil melakukan pengereman mendadak atau melewati jalan rusak, tabung dapat bergeser dan berpotensi membahayakan penumpang.

Gunakan bracket atau dudukan yang sesuai dan pastikan APAR tidak mudah bergerak.

Posisi idealnya adalah:

Aman → mudah dijangkau → tidak mengganggu penumpang → tidak mudah terlempar.

  1. Perhatikan Kondisi Media Pemadam

APAR memiliki berbagai jenis media pemadam dan masing-masing memiliki karakteristik serta prosedur perawatan yang berbeda.

Salah satu tips yang disebutkan dalam referensi Vincifire adalah mengocok APAR secara berkala untuk membantu mencegah media tertentu di dalam tabung mengeras atau mengendap.

Namun, jangan menerapkan metode perawatan secara sembarangan pada semua jenis APAR. Ikuti petunjuk produsen untuk jenis media yang digunakan.

Jika ragu, lebih aman meminta pemeriksaan dari penyedia atau teknisi APAR yang kompeten.

Jangan Asal Memilih APAR untuk Mobil

Saat membeli APAR mobil, jangan hanya melihat ukuran dan harga.

Perhatikan juga jenis media pemadam, kapasitas, sertifikasi atau standar yang berlaku, serta kesesuaiannya untuk penggunaan di kendaraan.

Untuk mobil, pemilihan jenis APAR harus mempertimbangkan potensi kebakaran yang mungkin terjadi, termasuk risiko yang berkaitan dengan bahan bakar dan sistem kelistrikan.

Untuk mobil listrik atau hybrid, pertimbangkan juga rekomendasi pabrikan kendaraan dan jenis APAR yang sesuai. Jangan menganggap semua kebakaran kendaraan dapat ditangani dengan cara yang sama.

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemilik Mobil

Memiliki APAR tetapi tidak pernah memeriksanya adalah salah satu kesalahan yang sering terjadi.

Selain itu, hindari beberapa kebiasaan berikut:

❌ Menyimpan APAR di tempat yang terkena panas matahari langsung.
❌ Membiarkan tabung tanpa dudukan atau pengikat.
❌ Tidak pernah mengecek pressure gauge.
❌ Mengabaikan masa berlaku atau jadwal pemeriksaan.
❌ Menyimpan APAR terlalu jauh sehingga sulit diambil ketika keadaan darurat.

APAR bukan aksesori. APAR adalah perlengkapan keselamatan.

Tips Garasi 91 Saat Membeli Mobil Bekas

Bagi calon pembeli mobil bekas, keberadaan APAR juga bisa menjadi bagian dari pengecekan kendaraan.

Saat melihat unit, coba perhatikan:

Apakah mobil memiliki APAR?
Apakah kondisi tabung masih baik?
Apakah pressure gauge menunjukkan kondisi normal?
Apakah masa berlaku masih sesuai?
Apakah APAR terpasang dengan aman?
Apakah lokasinya mudah dijangkau?
Apakah jenis APAR sesuai untuk kendaraan?

Jika mobil bekas belum memiliki APAR, sebaiknya pertimbangkan untuk menyediakan perlengkapan tersebut setelah kendaraan dimiliki.

Selain APAR, pastikan juga perlengkapan keselamatan lainnya seperti segitiga pengaman, dongkrak, kunci roda, dan ban serep berada dalam kondisi siap digunakan.

Garasi 91 Insight

“Punya APAR di mobil bukan berarti selesai. APAR harus dicek, disimpan dengan benar, dan dipastikan masih layak digunakan. Karena kita tidak pernah tahu kapan kondisi darurat terjadi. Lebih baik punya dan siap digunakan, daripada membutuhkan tetapi ternyata tidak berfungsi.”

0 Komentar

Stay Connected
Powered by Joinchat